FibrolivitBEYOND MAAG

TENTANG KAMI

Dari Alam untuk
Lambung yang
Lebih Baik

Fibrolivit lahir dari kekayaan alam Nusantara, dikembangkan dengan pengetahuan dan didukung oleh penelitian ilmiah.

Kenali Perjalanan Kami

LAMBUNG YANG SEHAT
MEMBUKA HARI YANG
LEBIH BAIK

MENGAPA INI PENTING?

Lambung Bekerja
Setiap Hari.

Tapi sering baru diperhatikan ketika bermasalah.

Lambung memiliki peran penting dalam sistem pencernaan, mulai dari menghancurkan makanan dengan asam lambung, hingga melindungi dinding lambung dari iritasi. Ketika keseimbangannya terganggu, berbagai keluhan bisa muncul.

Pelajari Lebih Lanjut

BAGAIMANA LAMBUNG BEKERJA

  1. 01

    Makanan masuk

  2. 02

    Dicerna oleh asam lambung

  3. 03

    Diserap di usus halus

  4. 04

    Nutrisi untuk tubuh

Ilustrasi botani anatomi lambung

LAMBUNG YANG SEHAT

Dinding lambung dilindungi oleh lapisan mukosa, dengan keseimbangan asam lambung yang terjaga.

KETIKA KESEIMBANGAN TERGANGGU

Produksi asam berlebih, iritasi, infeksi, atau faktor lain dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada lambung.

YANG SERING MENGGANGGU KESEIMBANGANNYA

  • Pola makan tidak teratur
  • Stres dan kelelahan
  • Makanan pedas & berlemak
  • Gaya hidup modern

“Saya Maag.”

Apa sebenarnya yang dimaksud
dengan keluhan tersebut?

rasa perihkembungmualmuntahrefluks (GERD)

Satu ucapan yang sama dapat menggambarkan keluhan dan mekanisme yang berbeda—mulai dari ketidakseimbangan asam lambung, refluks (GERD), hingga infeksi seperti H. pylori.

Kalau kita ingin membantu,
kita harus memahami lebih dulu.

Apa yang sebenarnya terjadi?
Apa yang bisa dipelajari?
Dan bagaimana alam dapat berperan?

DARI PERTANYAAN KE PENELITIAN

Tidak Berhenti
pada Tradisi.

Kami mempelajarinya.

Fibrolivit lahir dari pemahaman bahwa kesehatan lambung membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, dengan mempelajari potensi dua tanaman herbal pilihan melalui penelitian ilmiah.

Rimpang Temulawak dan daun Paliasa berbunga

ILMU PENGETAHUAN UNTUK KESEHATAN YANG LEBIH BAIK

DUA TANAMAN, SATU TUJUAN

Mengapa Temulawak
+ Paliasa?

Temulawak dan Daun Paliasa telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, dan kini dipelajari melalui penelitian ilmiah karena potensinya dalam mendukung kesehatan lambung.

Temulawak

Temulawak

Curcuma xanthorrhiza

Mengandung kurkuminoid yang dipelajari dalam berbagai penelitian terkait aktivitas biologisnya.

Lihat Penelitian
Daun Paliasa

Daun Paliasa

Kleinhovia hospita

Dipelajari dalam penelitian terkait efek gastroprotektif dan antioksidan pada lambung.

Lihat Penelitian

DARI ALAM, KE PENELITIAN

  1. 01
    Bahan Alami

  2. 02
    Penelitian

  3. 03
    Pemahaman Aktivitas

  4. 04
    Formulasi Fibrolivit

“Ketika pengetahuan modern bertemu dengan kearifan alam, harapan baru bisa lahir.”

BERBASIS BUKTI ILMIAH

Dari Alam,
ke Penelitian.

Temulawak dan Daun Paliasa bukan hanya dipilih karena penggunaannya secara tradisional, tetapi juga telah menjadi objek berbagai penelitian yang mempelajari kandungan, aktivitas biologis, dan potensinya.

  • Penelitian Klinis & Praklinis

    Pada manusia dan hewan uji

  • Parameter Terukur

    Diukur dan dilaporkan secara terstandar

  • Kearifan & Ilmu

    Menggabungkan bahan lokal dengan penelitian

Rimpang Temulawak, labu erlenmeyer, dan catatan penelitian di atas meja

01 — PENELITIAN TEMULAWAK

Temulawak,
Ditelaah Lebih Dalam.

Curcuma xanthorrhiza

Temulawak segar yang diiris

Temulawak mengandung kurkuminoid, xanthorrhizol, dan minyak atsiri yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, dan hepatoprotektif.

Uji Klinis Acak

Konteks penelitian: wanita dengan PCOS

Penelitian pada parameter hormonal

Empat uji klinis mempelajari pengaruh ekstrak temulawak terhadap parameter hormonal dan metabolik pada wanita dengan PCOS. Konteksnya hormonal, bukan kesehatan lambung.

  1. Desain
    Randomized, double-blind, placebo-controlled trial
    Dosis & durasi
    Ekstrak temulawak 450 mg/hari selama 12 minggu

    Parameter yang dievaluasi

    • Testosteron total
    • DHEA-S
    • LH
    • FSH
    • Rasio LH/FSH
    • SHBG
    • Menurunkan testosteron total dan DHEA-S secara signifikan (p < 0,05).
    • Rasio LH/FSH menurun secara signifikan.
    • SHBG meningkat signifikan.

    Rizkiyani N., Witasari E., Lestari Y. Effect of temulawak extract on hormonal profile in women with polycystic ovary syndrome: A randomized double-blind placebo-controlled trial. J Herbmed Pharmacol. 2021;10(2):159–166.

Hasil masih bervariasi sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar dan desain lebih lama untuk konfirmasi efektivitas dan keamanan jangka panjang.

02 — PENELITIAN PALIASA

Paliasa, Kekayaan Alam
yang Terus Dipelajari.

Kleinhovia hospita

Daun Paliasa segar
Studi In Vitro

Aktivitas antioksidan daun Paliasa

Aktivitas penangkapan radikal DPPH (%) pada 100 µg/mL

  • C0,6
  • Vc98
  • FH48,9
  • FD74
  • FE84,3
  • Re77,1

Ekstrak metanol daun Paliasa memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat, mendekati Vitamin C.

Arung, E.T., Kusuma, I.W., Purwatiningsih, S., et al. (2009). Antioxidant Activity and Cytotoxicity of the Traditional Indonesian Medicine Tahongai (Kleinhovia hospita L.) Extract. Journal of Acupuncture and Meridian Studies, 2(4), 306–308.

Studi Praklinis · Hewan Uji

Studi Mustapa (2006)

Pengaruh ekstrak metanol daun Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.) terhadap lambung mencit.

  1. Pembuatan ekstrak
  2. Pemberian per oral 7 hari
  3. Pengambilan lambung
  4. Pengamatan makroskopis
Hewan uji
15 mencit jantan
Pembagian kelompok
5 kelompok (masing-masing 3 ekor)
Perlakuan
Per oral selama 7 hari
Parameter
Lambung diamati makroskopis untuk melihat lesi/ulserasi
KelompokPerlakuanDosisHasil
K1Kontrol negatif (Na-CMC 1%)Lambung normal
K2Kontrol positif (Asetosal)100 mg/kgBBTerdapat lesi/ulserasi
K3Ekstrak metanol daun Paliasa5%Lambung normal
K4Ekstrak metanol daun Paliasa10%Lambung normal
K5Ekstrak metanol daun Paliasa15%Lambung normal

Tidak ditemukan efek kerusakan lambung akibat ekstrak metanol daun Paliasa pada kondisi penelitian tersebut.

Studi ini menggunakan hewan uji, sehingga hasilnya belum dapat disamakan dengan efektivitas pada manusia.

Mustapa, A. (2006). Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.) terhadap Lambung Mencit. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako, Palu.

03 — PENELITIAN KOMBINASI

Ketika Dua Bahan Bertemu.

Sinergi Temulawak dan Daun Paliasa yang dipelajari pada manusia.

Temulawak
Temulawak
Daun Paliasa
Daun Paliasa
Bukti Klinis Terbatas

Penelitian pada 30 pasien pasca operasi laparotomi (ASA I–II) selama 24 jam pasca operasi.

Rata-rata skor PONV (mean ± SD)

Kelompok2 Jam6 Jam24 Jam
KontrolOndansetron 8 mg2,90 ± 1,402,20 ± 1,191,40 ± 1,01
KombinasiOndansetron 8 mg + Temulawak + Paliasa1,10 ± 0,74*0,50 ± 0,31*0,10 ± 0,31*

* menandakan perbedaan bermakna secara statistik pada penelitian tersebut.

Kelompok kombinasi menunjukkan skor PONV yang lebih rendah dibanding kontrol pada waktu pengamatan dalam penelitian tersebut (p < 0,05).

Purwoko, P., Permana, S.A., & Haki, M. (2023). Effectiveness of Ondansetron with a Combination of Curcuma xanthorrhiza and Kleinhovia hospita against Post-Operative Nausea and Vomiting (PONV) after Laparotomy Surgery. Research Journal of Pharmacy and Technology, 16(3), 997–1001.

04 — PENELITIAN CURCUMIN

Curcumin dan Penelitian
pada Manusia.

Bubuk temulawak dalam mangkuk keramik di antara rimpang temulawak segar

Curcumin merupakan salah satu kandungan dalam rimpang temulawak.

Selain penelitian terkait lambung, curcumin — salah satu kandungan temulawak — juga dipelajari dalam penelitian klinis pada manusia.

Systematic Review & Meta-Analysis (2024)

Fathi S. et al. — Clinical Nutrition ESPEN, 62, 253–259 (2024)

  • 8 RCT dengan total 567 peserta.
  • Curcumin secara signifikan menurunkan gejala kecemasan dibandingkan kontrol (SMD −1,56; 95% CI −2,48 sampai −0,64; p < 0,001).
  • Heterogenitas tinggi (I² = 95,6%) sehingga diperlukan RCT yang lebih besar dan berkualitas.

Penelitian ini mempelajari curcumin sebagai senyawa, bukan produk Fibrolivit, dan tidak berkaitan dengan klaim kesehatan lambung.

TERDAFTAR DAN DIAWASI

Kepercayaan
Melalui Regulasi

Fibrolivit telah mendapatkan persetujuan pendaftaran sebagai obat tradisional dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Lihat Dokumen BPOM
Keputusan Kepala Badan POM: persetujuan pendaftaran Fibrolivit, nomor izin edar POM TR253015641
Badan POM

TERDAFTAR BPOM

POM TR253015641

Persetujuan pendaftaran obat tradisional berlaku hingga 6 Maret 2030.

Produk herbal bukan pengganti obat medis. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk kondisi penyakit tertentu.

CARA KAMI MELIHAT KESEHATAN LAMBUNG

Tiga Prinsip
yang Kami Pegang

Memahami Sebelum Menawarkan

Setiap keluhan perlu dipahami dengan baik, bukan sekadar diberi produk.

Mempelajari Sebelum Memformulasikan

Bahan alam dipelajari melalui penelitian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Membangun Kepercayaan dengan Pengetahuan

Edukasi menjadi bagian dari cara Fibrolivit hadir di tengah masyarakat.

ALAM
PENGETAHUAN
MANUSIA
HARMONI

Kemasan Fibrolivit di antara Temulawak dan Daun Paliasa

MENUJU HARI YANG LEBIH BAIK

Fibrolivit
Beyond Maag

Karena kesehatan lambung bukan hanya tentang keluhan. Ini tentang memahami tubuh, mempelajari alam, dan membangun kepercayaan melalui pengetahuan.

“Solusi hari ini, untuk lambung yang lebih baik esok hari.”