
TENTANG KAMI
Fibrolivit lahir dari kekayaan alam Nusantara, dikembangkan dengan pengetahuan dan didukung oleh penelitian ilmiah.
Kenali Perjalanan Kami →LAMBUNG YANG SEHAT
MEMBUKA HARI YANG
LEBIH BAIK
MENGAPA INI PENTING?
Tapi sering baru diperhatikan ketika bermasalah.
Lambung memiliki peran penting dalam sistem pencernaan, mulai dari menghancurkan makanan dengan asam lambung, hingga melindungi dinding lambung dari iritasi. Ketika keseimbangannya terganggu, berbagai keluhan bisa muncul.
Pelajari Lebih Lanjut →BAGAIMANA LAMBUNG BEKERJA
Makanan masuk
Dicerna oleh asam lambung
Diserap di usus halus
Nutrisi untuk tubuh

LAMBUNG YANG SEHAT
Dinding lambung dilindungi oleh lapisan mukosa, dengan keseimbangan asam lambung yang terjaga.
KETIKA KESEIMBANGAN TERGANGGU
Produksi asam berlebih, iritasi, infeksi, atau faktor lain dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada lambung.
YANG SERING MENGGANGGU KESEIMBANGANNYA
Apa sebenarnya yang dimaksud
dengan keluhan tersebut?
Satu ucapan yang sama dapat menggambarkan keluhan dan mekanisme yang berbeda—mulai dari ketidakseimbangan asam lambung, refluks (GERD), hingga infeksi seperti H. pylori.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Apa yang bisa dipelajari?
Dan bagaimana alam dapat berperan?
DARI PERTANYAAN KE PENELITIAN
Kami mempelajarinya.
Fibrolivit lahir dari pemahaman bahwa kesehatan lambung membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, dengan mempelajari potensi dua tanaman herbal pilihan melalui penelitian ilmiah.

ILMU PENGETAHUAN UNTUK KESEHATAN YANG LEBIH BAIK
DUA TANAMAN, SATU TUJUAN
Temulawak dan Daun Paliasa telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, dan kini dipelajari melalui penelitian ilmiah karena potensinya dalam mendukung kesehatan lambung.

Curcuma xanthorrhiza
Mengandung kurkuminoid yang dipelajari dalam berbagai penelitian terkait aktivitas biologisnya.
Lihat Penelitian →
Kleinhovia hospita
Dipelajari dalam penelitian terkait efek gastroprotektif dan antioksidan pada lambung.
Lihat Penelitian →DARI ALAM, KE PENELITIAN

01
Bahan Alami

02
Penelitian

03
Pemahaman Aktivitas

04
Formulasi Fibrolivit
“Ketika pengetahuan modern bertemu dengan kearifan alam, harapan baru bisa lahir.”
BERBASIS BUKTI ILMIAH
Temulawak dan Daun Paliasa bukan hanya dipilih karena penggunaannya secara tradisional, tetapi juga telah menjadi objek berbagai penelitian yang mempelajari kandungan, aktivitas biologis, dan potensinya.
Penelitian Klinis & Praklinis
Pada manusia dan hewan uji
Parameter Terukur
Diukur dan dilaporkan secara terstandar
Kearifan & Ilmu
Menggabungkan bahan lokal dengan penelitian

01 — PENELITIAN TEMULAWAK
Curcuma xanthorrhiza

Temulawak mengandung kurkuminoid, xanthorrhizol, dan minyak atsiri yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, dan hepatoprotektif.
Konteks penelitian: wanita dengan PCOS
Empat uji klinis mempelajari pengaruh ekstrak temulawak terhadap parameter hormonal dan metabolik pada wanita dengan PCOS. Konteksnya hormonal, bukan kesehatan lambung.
Parameter yang dievaluasi
Rizkiyani N., Witasari E., Lestari Y. Effect of temulawak extract on hormonal profile in women with polycystic ovary syndrome: A randomized double-blind placebo-controlled trial. J Herbmed Pharmacol. 2021;10(2):159–166.
Parameter yang dievaluasi
Hestiantoro A., Widyastuti Y., Purnomo A. Temulawak extract improves hormonal profile and menstrual characteristics in women with PCOS: A randomized controlled trial. Complement Ther Med. 2022;66:102776.
Parameter yang dievaluasi
Hasanah U., Ramadhani D., Sari TP. The effect of temulawak extract on androgen levels and insulin resistance in women with PCOS: A randomized controlled trial. Phytother Res. 2023;37(7):2782–2790.
Parameter yang dievaluasi
Indrayani N., Sari R., Putri RA. Combination of temulawak extract and metformin improves hormonal and metabolic profiles in women with PCOS: A factorial randomized controlled trial. Front Endocrinol (Lausanne). 2024;15:1320981.
Hasil masih bervariasi sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar dan desain lebih lama untuk konfirmasi efektivitas dan keamanan jangka panjang.
02 — PENELITIAN PALIASA
Kleinhovia hospita

Aktivitas antioksidan daun Paliasa
Aktivitas penangkapan radikal DPPH (%) pada 100 µg/mL
Ekstrak metanol daun Paliasa memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat, mendekati Vitamin C.
Arung, E.T., Kusuma, I.W., Purwatiningsih, S., et al. (2009). Antioxidant Activity and Cytotoxicity of the Traditional Indonesian Medicine Tahongai (Kleinhovia hospita L.) Extract. Journal of Acupuncture and Meridian Studies, 2(4), 306–308.
Pengaruh ekstrak metanol daun Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.) terhadap lambung mencit.
| Kelompok | Perlakuan | Dosis | Hasil |
|---|---|---|---|
| K1 | Kontrol negatif (Na-CMC 1%) | – | Lambung normal |
| K2 | Kontrol positif (Asetosal) | 100 mg/kgBB | Terdapat lesi/ulserasi |
| K3 | Ekstrak metanol daun Paliasa | 5% | Lambung normal |
| K4 | Ekstrak metanol daun Paliasa | 10% | Lambung normal |
| K5 | Ekstrak metanol daun Paliasa | 15% | Lambung normal |
Tidak ditemukan efek kerusakan lambung akibat ekstrak metanol daun Paliasa pada kondisi penelitian tersebut.
Studi ini menggunakan hewan uji, sehingga hasilnya belum dapat disamakan dengan efektivitas pada manusia.
Mustapa, A. (2006). Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.) terhadap Lambung Mencit. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako, Palu.
03 — PENELITIAN KOMBINASI
Sinergi Temulawak dan Daun Paliasa yang dipelajari pada manusia.


Penelitian pada 30 pasien pasca operasi laparotomi (ASA I–II) selama 24 jam pasca operasi.
Rata-rata skor PONV (mean ± SD)
| Kelompok | 2 Jam | 6 Jam | 24 Jam |
|---|---|---|---|
| KontrolOndansetron 8 mg | 2,90 ± 1,40 | 2,20 ± 1,19 | 1,40 ± 1,01 |
| KombinasiOndansetron 8 mg + Temulawak + Paliasa | 1,10 ± 0,74* | 0,50 ± 0,31* | 0,10 ± 0,31* |
* menandakan perbedaan bermakna secara statistik pada penelitian tersebut.
Kelompok kombinasi menunjukkan skor PONV yang lebih rendah dibanding kontrol pada waktu pengamatan dalam penelitian tersebut (p < 0,05).
Purwoko, P., Permana, S.A., & Haki, M. (2023). Effectiveness of Ondansetron with a Combination of Curcuma xanthorrhiza and Kleinhovia hospita against Post-Operative Nausea and Vomiting (PONV) after Laparotomy Surgery. Research Journal of Pharmacy and Technology, 16(3), 997–1001.
04 — PENELITIAN CURCUMIN

Curcumin merupakan salah satu kandungan dalam rimpang temulawak.
Selain penelitian terkait lambung, curcumin — salah satu kandungan temulawak — juga dipelajari dalam penelitian klinis pada manusia.
Systematic Review & Meta-Analysis (2024)
Fathi S. et al. — Clinical Nutrition ESPEN, 62, 253–259 (2024)
Penelitian ini mempelajari curcumin sebagai senyawa, bukan produk Fibrolivit, dan tidak berkaitan dengan klaim kesehatan lambung.
TERDAFTAR DAN DIAWASI
Fibrolivit telah mendapatkan persetujuan pendaftaran sebagai obat tradisional dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.
Lihat Dokumen BPOM →

TERDAFTAR BPOM
POM TR253015641
Persetujuan pendaftaran obat tradisional berlaku hingga 6 Maret 2030.
Produk herbal bukan pengganti obat medis. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk kondisi penyakit tertentu.

CARA KAMI MELIHAT KESEHATAN LAMBUNG
Setiap keluhan perlu dipahami dengan baik, bukan sekadar diberi produk.
Bahan alam dipelajari melalui penelitian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Edukasi menjadi bagian dari cara Fibrolivit hadir di tengah masyarakat.
ALAM
PENGETAHUAN
MANUSIA
HARMONI

MENUJU HARI YANG LEBIH BAIK
Karena kesehatan lambung bukan hanya tentang keluhan. Ini tentang memahami tubuh, mempelajari alam, dan membangun kepercayaan melalui pengetahuan.
“Solusi hari ini, untuk lambung yang lebih baik esok hari.”